Polisi Minta Ceramah Ustadz Somad tak Bahas Politik

Polisi Minta Ceramah Ustadz Somad tak Bahas Politik
Polisi Minta Ceramah Ustadz Somad tak Bahas Politik
InNewsly - Pihak Kepolisian Resort Metro Tangerang Selatan menjelaskan telah menerima informasi terkait rencana kegiatan keagamaan yang melibatkan Ustaz Abdul Somad sebagai penceramah.

Kegiatan itu rencananya akan berlangsung pada Sabtu (29/8) malam di Masjid Raya Al Kautsar Vila Dago, Pamulang, Tangerang Selatan.

Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan mengatakan pihaknya sejauh ini sudah menerima informasi yang disampaikan pihak panitia penyelenggara. Meski demikian belum ada surat pemberitahuan secara resmi yang disampaikan.

"Untuk pemberitahuan tertulis belum, tapi pemberitahuan lisan sudah ke kami," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (9/9).

Rencana kegiatan keagamaan itu telah menyebar di media sosial, salah satunya menampilkan foto Ustadz Somad, Ferdy, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, dan Ketua DKM Al Kautsar Juni Sukasmono.

Tema yang tertulis dalam sebaran itu adalah "Dari Energi Kerumunan Menuju Energi Kekuatan Untuk Kemuliaan Ummat, Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah Warga Muslim Pamulang & Tangsel".

Rencana aktivitas Somad di Pamulang menjadi perhatian lantaran sebelumnya dia mengaku telah membatalkan sejumlah kegiatannya di daerah karena merasa mendapat ancaman dan intimidasi. Pembatalan itu diungkap Somad dalam akun media Instagram dan Facebooknya.

Ferdy mengatakan, terkait upaya penolakan Ustadz Somad berceramah, pihaknya telah mengantisipasi supaya tidak terulang di Pamulang. Ferdy meminta ceramah dan acara tersebut tidak membahas persoalan politik.

"Yang jelas kami sudah ingatkan panitia agar dalam ceramah jangan ada membahas politik, murni masalah keagamaan. Kalau acara keagamaan pasti kita berkenan izin dengan catatan tidak ada politik praktis," tutur Ferdy.

Ferdy belum dapat memastikan berapa banyak personel yang dikerahkan untuk pengamanan acara. Biasanya, jumlah personel pengamanan akan disesuaikan dengan situasi dan perkembangan yang terjadi di lokasi.

"Saya belum bisa pastikan, nanti kabag ops (kepala bagian operasional) yang atur sambil kita lihat perkembangan," ucap Ferdy. [Gelora]

Kata Netizen

Itulah kalang kabut kalian kan, makanya politik jangan atur-atur ibadah orang Islam, jangan atur-atur adzan, cukuplah Al-Qur'an yang mengatur kami,
Kalo ada yang menghina, melecehkan Islam, tangkap cepat, siapapun dia, mau gubernur, mau hantu belau tangkap.
Jangan persekusi ulama kami dan tegakkan keadilan hukum. Urusan makan kami cari sendiri.
Ketika politik mengusik Islam, ya marah para ulama, kalian kalah karena kalian kalo mau menggerakkan massa pakai uang, ulama gx perlu pakai uang untuk menggerakkan ummat Islam, karena Islam tanggung jawab setiap ummat (muslim)
Screenshot pendapat warganet
Screenshot pendapat warganet